Tuesday, 10 August 2010

My Word, My World Season 2

Episode 1 : “Hari Kepeleset”
Hari yang cerah. Semua murid berjalan memasuki kelas masing – masing, karena memang sudah bel. Mereka semua telah melewati Masa Orientasi Siswa atau MOS. Semuanya sibuk mengobrol. Berkenalan, dan lain sebagainya. kemudian, Ray berjalan menuju kelas, kemudian menuju Gorry.  “Apa kabar?” tanya Ray. “Baik!” jawab Gorry. Kemudian, Tika berjalan di depan mereka. Ray memandang Gorry. “Apa?” tanya Gorry. “Uuuh, menentang kejadian masa lalu!” kata Ray. Mereka berjalan ke arah pintu, tapi berhenti. Obrolan berhenti seketika. Seorang laki – laki seumuran mereka datang. Dia masuk ke pintu. “Ugh!” kata Ray, mengikuti gaya Hannah Montana saat diberi lobster di Hannah Montana The Movie. “Sorry,” kata cowok itu. “Gpp,” jawab Ray. “Namaku Andy,” katanya. “Oh. Hi Andy…” kata Ray seraya pergi. Kemudian, obrolan berdengung lagi di kelas. “Oh, apa sih bagusnya dia?” tanya Ray. “Siiiirik!” sindir Gorry.
Malang benar nasib Ray. Kali ini, dia di tabrak sampai jatuh oleh seorang cewe. “Oh! KALAU JALAN LIAT---“ omongan Ray terhenti ketika melihat cewe itu. “Sorry,” kata cewe itu. “Eh—gak apa – apa,” kata Ray canggung. “Aku Anna,” katanya. “Ray,” kata Ray, kemudian mereka berjabat tangan. Anna kembali berjalan menuju kelas. Ray berjalan dengan canggung. “Iiiih, kok canggung gitu sih jalannya?” tanya Gorry. “Gak apa – apa, pengen aja…” kata Ray. Dia melirik ke Anna. Kebetulan, mata mereka bertemu. “Hmm, aku ngerti. C-I-N-T-A pandangan peeertama!” kata Gorry. “So what?” tanya Ray. “Iiih marah!” kata Gorry, kemudian dia tertawa. “Ini masih hari pertama, jangan dulu—“ kata Gorry, tapi terpotong karena dia terpeleset. “Oh, your bad…” kata Ray. Ray memegang tangan Gorry, kemudian, dia mengangkatnya. “Iiih, dia kenapa?” tanya Jose. “Er—gak kenapa kenapa, kok Jose… Cuma kepeleset… kesalahannya sendiri…” kata Ray. “Ooo,” kata Jose, kemudian dia pergi bersama Tina. “Hati – hati deh, ini harusnya bernama hari kepeleset,” kata Ray. “Ugh, whatever!” kata Gorry.
Mereka berjalan terus, sampai ke lapangan. Kali ini, mereka berdua jatuh. “Oh! Gak bisa hati – hati, apa?” teriak Ray. “Maaf…”  kata Anna. “Eh—Anna,” kata Ray canggung. “Kena bola, kepeleset, hari yang indah untuk jatuh!” kata Gorry. Ray mencubit Gorry. “Hei… oh!” kata Gorry setelah melihat Anna. “Maaf, aku gak sengaja,” kata Anna. “ANNA, CEPET!” kata seorang di belakang. Dia Rayli, murid lama. Anna membantu mengangkat Ray. “Aku minta maaf,” kata Anna, kemudian dia pergi. “HEI! ORANG JATUH DI SINI!” kata Gorry. “Oh, ayolah Gorry, nasibmu apes hari ini,” kata Ray. “Kau kita aku saja?” tanya Gorry. “Hmm, iya…” kata Ray.
Kemudian, sebuah bola meluncur cepat ke arah mereka dan…  
BERSAMBUNG…
Tunggu kelanjutannya di Episode 2… tetap di My Word, My World Season 2! 

No comments:

Post a Comment